Timur Tengah:Kawasan Penuh Gejolak (4)

Dari Ur Nabi Ibrahim sampai di Palestina dari putranya Ismael dan Ishaq menjadikan dua bangsa yang saling berikai sampai sekarang,yakni bangsa Arab keturunan Ismael putra sulung Nabi Ibrahim dan Ishaq menurunkan Israel (Yacub) yang mempunyai 12 orang anaknya kemudian keturunannya disebut bani Israel atau bangsa Israel yang terdiri dari 12 suku itu.Menurut Al -Qur’an Israel pindah ke Mesir memenuhi undangan putranya,Yusuf(menteri pertanian Mesir)seiring terjadi bencana kekeringan yang lama di sekitar kawasan tersebut.

Beberapa abad kemudian kembali ke Palestina di bawah pimpinan Musa dan Harun,karena di tindas oleh pemerintah Mesir dibawah pimpinan Ramses II dan Mineptah(Fir’aun Exodus)yang mati di laut Merah ketika mengejar bani Israel .Namun karena disaat-saat sekarat di Laut Merah ,Fir’aun beriman kepada Allah maka mayatnya diselamatkan oleh Allah SWT seperti di jelaskan dalam Al-Qur’an (QS,10:90-92).Dan mayat mummi Fir’aun exodus masih tersimpan di Meuseum Cairo,setelah di selamatkan dari laut Merah oleh para nelayan dahulu.

Peristiwa ini terjadi antara tahun 1224-1214 SM(menurut Driaton)dan antara tahun 1224-1204 SM(menurut Vandier)seperti di tulis oleh Dr.Maurice Bucaille,berkembangsaan Perancis dalam karyanya:La Bible Le Qoran Et La Science(diterjemahkan oleh Prof.Dr.HMRasyidi Jakarta,penerbit Bulan Bintang,cet 2 1979).Nabi Musa wafat di bukit Nebo,sesudah sebelumna menerima” hukum Taurat yang sepuluh”di Thursina(Sinai).Lalu bani Israel dipimpin Yosua di palestina,dan setelah mengalahkan orang-orang Palestine kerajaan Israel di bawah Saul makin mantap dan luas .Kemudian David(Nabi Daud)mengalahkan Goliat(Jalud)sehingga ia menggantikan kedudukan mertuanya,Saul sebagai raja Israel.

King David sampai putranya King Sulaiman berkuasa berhasil membawa kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya,yang menurut Al-Qur’an pula bahwa keduanya Nabi dan Rasul itu berhasil menguasai wilayahnya yang luas dan bahkan King Sulaiman yang memahami berbagai bahasa makhluq tersebut bisa mengontrol suatu wilayahnya yang luas itu sampai ke Yaman(Al-Qur’an menyebutnya:Saba).Dan King Sulaiman juga memiliki perajuritnya yang belum ada tandingannya sampai sekarang,karena pasukannya terdiri dari berbagai makhluq bahkan sampai Ifridpun tunduk di bawah kekuasaannya(lihat Al -Qur’an ,21:79-82,27:15-18,34:10-13). King Sulaiman (955-930 SM)wafatnya tidak di ketahui seorangpun,kecuali rayap yang memakan tongkatnya hingga ia tersungkur(QS,37:14)lalu terjadi percahan di kerajaan Israel,karena 10 suku menolak putra Sulaiman,Rehabeam menjadi raja.Kemudian mereka mengangkat Yerobeam(pegawai istana) menjadi raja kerajaan Sumeria(Israel) yang berpusat di kota Sichem.

Sementara dua suku lagi tetap pada pendiriannya dan mengangkat Rehabeam menjadi raja di kerajaan Yudea yang beribu kota di Yerusalem.Perpecahan tersebut menyebabkan bani Israel mengalami kemunduran dan kelemahan ,maka pada tahun 586 SM dianeksir oleh Nebukadnezar ,Raja babylonia Baru.Bani Israel kembali menjadi budak di Babylonia,yang dalam sejarah disebut dengan pembuangan Babylonia(586-59 SM)sampai Raja Cyrus dari Parsia datang membebaskankan bangsa Yahudi dan dikembalikan ke Yeruzalem.

Karakter Yahudi memang sangat keras kepala,yang tangannya berlumuran darah para Nabi dan rasul yang di utus Allah kepada mereka.Nabi Zakaria dan Nabi Yahya salah satu contoh korban kebiadaban bangsa yahudi ,karenanya Allah SWT melaknatnya sehingga sering kali bangsa Yahudi menjadi budak dan tertindas oleh bangsa-bangsa lainnya,terutama Mesir,Babylonia,Parsia,Romawi,Yunani dan lain-lain.Bahkan orang-orang Yahudi lewat suatu konspirasi hendak membinasakan Nabi Isa ibnu Maryam dengan memeperalat dan berskongkol dengan Pontus Pilantus ,Gubernur Romawi di Yerusalem masa Kaisar Tiberius tahun 33 M.Nabi Isa Ibnu Maryam yang menyebarkan ajaran Allah kepada bani Israel dituding sebagai pemimpin pemberontakan separatisme terhadap Roma,sehingga Romawi berusaha menangkapnya.Namun gagal mereka menangkap dan menyalibnya,karena Isa di selamatkan oleh Allah kesisi-Nya(QS,4:155 dan 157-159).Jadi yang di salib oleh pasukan Romawi ,adalah Yudas Iskariet yang saat itu diserupakan dengan Isa oleh Allah SWT.Dan masalah tersebut sampai sekarang terjadi berbagai polemik dalam kalangan umat nasrani.

Tengku Nurdin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar