Makam Nabi Zakaria Diklaim Ditemukan di dalam Gereja

Ditemukan Makam Nabi Zakaria 300x225 Makam Nabi Zakaria Diklaim Ditemukan di dalam Gereja

Gereja Horbet Midras, di landaian bukit barat daya Yerusalem yang diklaim sejumlah arkeolog Israel sebagai tempat makam nabi Zakaria / Foto: Al Arabiya

Dapunta Online – Arkeolog Israel mengklaim telah menemukan makam nabi Zakaria di dalam reruntuhan Gereja Horbet Midras, di landaian bukit barat daya Yerusalem.

Gereja tersebut memiliki lantai mosaic yang terpelihara dengan baik dan rumit. Di bawahnya terdapat lapisan mosaic kedua pada zaman Roma dengan kompleks yang bersambung, dan diduga sebagai makam Nabi Zakaria.

Sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (03/02/2011), Autoritas Purbakala Israel menyatakan, “Para peneliti meyakini temuan berdasarkan analisis atas sumber Kristen…. Gereja di Horbet Midras adalah gereja kenangan yang didesain untuk menandai makam Nabi Zakaria,” kata mereka.

Zakaria adalah nabi yang hidup enam abad sebelum Kristus, dihubungkan dengan Kitab Perjanjian Lama yang mengacu pada empat penunggang kuda dan visi-visi lain akan datangnya pengadilan Tuhan.

Mengenai awal mula penelitian Gereja Horbet Midras, terjadi setelah adanya perampokan di makam, yang diketahui ternyata di dalam gereja tersebut terdapat lintel gereja – bagian struktur pintu – yang berasal dari sebuah lokasi bawah tanah.

Seperti dikutip pula dari Al Arabiya, Jum’at (04/02/2011), para peneliti begitu yakin bahwa ruangan tersebut merupakan makam Nabi Zakaria AS, berdasarkan dari Injil yang ditulis 520 SM. Klaim tersebut, berdasarkan pula pada diagram kuno yang dikenal sebagai Peta Madaba, namun belum terbukti kuat dan masih dalam penelitian.

Shai Bartura, Wakil Kepala unit Anti Perampokan dan Pencegahan Kekayaan Purbakala, Autoritas Purbakala Israel, menyatakan bahwa Gereja Horbet Midras digunakan antara abad ke 5 Masehi dan 7 Masehi. Gereja itu dibangun di atas pondasi yang diperkirakan lebih tua dari kekaisaran Romawi dan periode kuil Yahudi kedua.

“Setelah penemuan ini, penggalian akan dilakukan dengan tujuan mengungkap rahasia bangunan monumental, yang lintelnya telah ditemukan,” tambah Autoritas Purbakala Israel tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar