Memahami Tragedi

hukum sebab akibat adalah salah satu instrument Tuhan dalam menciptakan keseimbangan makro kosmis , siapa menanam angin akan menuai badai, setiap kebaikan dan kejahatan walau sebesar bija atom pasti akan mendapatkan konsekwensi baik sekarang atau nanti di alam akhirat. dan sesuatu yang bagus pastinya datang dari Tuhan dan sesuatu yg jelek pasti datang dari diri kita, karena sudah jelas yg salah dan yg baik tinggal manusia yang memilih.

Sejarah telah mencatat bebagai tragedi mengerikan dan kehancuran para pemimpin , rezin, atau suatu negara melalui berbagai konflik horizontal, vertikal maupun bencana alam. bagaimana kaum Nabi Luth Allah hancurkan melalui gempa dahyat yang menenggelamkan seluruh kaum Nabi Luth yang homo dan menghianati kebenaran Tuhan, kaum Nabi nuh dihancurkan melalui bencana banjir bandang, kerajaan Romawi dihancurkan karena kerakusan kekuasaan Raja Alexsander Agung untuk menguasai wilayah, negara Uni soviet dihancurakan melalui kebijakan Glasnots Dan Perestorika-nya Mikhail Sergeyevitch Gorbachev , Hitler, Ali Butho , Marcos dan contoh-contoh kehancuran seorang pemimpin, suatu rezim atau sebuah bangsa yang menghianati kebenaran dan hukum-hukum Tuhan dan hendaknya bangsa Indonesia juga harus belajar dari sejarah-sejarah tersebut agar tidak mengalami kehancuran yang sama.

Kasus yang sekarang hangat terjadi yaitu di negara-negara Timur Tengah bagaimana Sadam Husien mati ditiang gantungan melalui keputusan pengadilan , dan paling hangat yg terjadi sekarang adalah bagaimana Muamar Khadafi mati dibantai rakyatnya yang sudah muak dengan kepemimpinannya….. sebagai manusia kita tidak tahu apakah mereka benar atau salah, tapi yakinlah Allah maha adil dalam memberikan hukuman mupun penghargaan pada mahluknya. dan semuanya harus dijadikan intropeksi bagi kita baik sebagai pribadi maupun sebagai bangsa.

Munajat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar